Sabtu, 30 Januari 2010

Petualangan nan Tak Terlupakan Hari ketiga- From Surabaya With Love~geli ya baca judulnya juga


Akhirnya kami kembali ke Malang melewati Purwodadi, makan siang dengan Rawon. Rasanya enak memakan rawon seperti nasi yang diberi kuah kitam dari klewek dan memakai seperti daging empal. Namun sayangnya si Ibu PO Belle mual mual dan muntah muntah..jangan jangan hamil loh..( just kidding) hahahaha. Wah bagaimana nih.. tujuan selanjutnya adalah Surabaya oh Surabaya oh Surabaya. Kami naik bis dari Terminal Arjosari malang selama 2 jam an melewati Porong Sidoarjo dan berakhir di terminal dekat Surabaya.

Lalu kami dijemput oleh saudara Belle dan para wanita akan menginap selama dua hari. Sedangkan para pria mengianp di basecamp sf salahsatu tempat temannya Belle. Jaraknya agak jauh memang. Selama beberapa hari kami tidak pernah melihat apa yang namanya kasur. Rasanya seperti surga. Sungguh. Selama ini kami tidur di kereta, bis, maupun mobil. Kalau melihat Surabaya tak ubahnya seperti Jakarta. Kota yang luas penuh penduduk. Namun satu hal yang sangat disayangkan adalah ketika kami menanyakan suatu tempat dengan naik kendaraan umum maka orang Surabaya tidak akan tahu angkot perangkotan karena jalurnya selalu memutar-mutar. Akhirnya mari kita Ngebolang…




Rehat sejenak hari Berikutnya kami memulai perjalanan menuju ITS (Institu teknologi Sepuluh November). Memang ada yang harus dilakukan. Kami juga memiliki beberapa teman di kampus ini. Kampusnya memang besar namun sayang sekali kurang terawat. Sedangkan Universitas Airlangga terdiri dari 3 kampus yaitu kampus A,B dan C. dan kampus lainnya adalah kampus D (Dolly) hahahahaha. Becanda…Di ITS kami berputar putar melihat beberapa jurusan teknik. Sampai akhirnya kami berkunjung pada Teknik Perkapalan karena ada urusan si Maba dengan jurusannya. Kami pun bertanya Tanya tentang bagaimana perbedaan kampus. Dan tiba tiba ada seorang yang berkata sesuatu dan akhirnya menimpali. Perbincangannya seperti ini : @#%$^$^%&^&&*&*$$#$#$#$^()()*&$#^&^%^$#^&&*&*^%#$#%$^%%^%^%%$####$$#%$%^^&^$&*&((*^%#%^*^&$&^$^%*^&%*(&(*)(&&%%$$#%$^%&^&^$%$^%&^%%#%$$%#$#$$^%&^^&*&*&*))_|+|_((&&^$$#@$$^&*&))+_((&%%$^*%^^&*&&%^^&%%$%$%%&(*)(_^$#@!~!@##$%%^&^&**()_+_+|+_(*^%+|_(*&^%$#@@@#$%%^^&*()))~~!##$%$^%^&*&*(()()_)_)_)^%#@@!@@$#$%$^&*&^^%&^&*&*&(&^$@#@!@@#$%&*&$@!#$%*(~!@#$%^&*~!@#$%^&*(!@#$%^


Yah kira kira seperti itu, maaf disensor demi kepentingan masyarakat Indonesia dan nasib beberapa makhluk Tuhan. Akhrnya kami berkenalan, berfoto bersama dan disuguhi minuman. Baik sekali mereka. Padahal kita hanya tamu saja. Rasanya sangat tidak enak sekali rasanya merepotkan mereka. Akhirnya kami ditemani jalan jalan oleh teman bernama Yoga, se SMA dan berkuliah di Teknik Sipil ITS. Dia mengikuti kami jalan jalan di Cakcuk, Delta Plaza, mencoba rasanya Rujak Cingur dan kami akan berkunjung ke tempat ice cream mirip Ragusa benama Zangurdi. Dan kita tejebak hujan di Surabaya. Tak apalah suasana hujan bisa menyembuhkan panasnya Surabaya…



Petualangan selanjutnya yaitu Museum Kapal Selam. Biaya perorang adalah 5 ribu rupiah. Kita bisa masuk kedalamnya dan melihat apa yang ada di dalam kapal selam.kami berfoto foto dan sampai akhirnya adik saya si Ilham iseng berfoto agak loncat dan tiba tiba kepalanya menyentuh besi di kapal selam. Saya kaget setengah mati. Adik saya kesakitan sambil jongkok dan tiba-tiba darah mengucur dari kepalanya dan mencapai hidung. Oh my God. Adik saya benar benar celaka. Dengan panik dan khawatir. Dibawalah ke tempat untuk dilakukan darurat pertama. Dan masya Allah saya lemas..luka dikepalanya robek sepanjang 2 cm dan darah terus mengucur. Dan ilham santai santai saja. Yang saya tidak terbiasa dengan darah pun agak seram melihat darah itu. Awalnya adik saya ikut agar bisa menjaga saya. nah, malah saya yang harus menjaga dia . apa yang harus saya pertanggungjawabkan di depan orang tua. Akhirnya kami mencari rumah sakit. Tak terlihat UGD. Yaudah kita berencana ke rumah Sakit Soetomo dekat Unair. Namun tiba-tiba kita juga menemukan UGD 24 jam. Langsunglah saya kesitu.


Alamak, saya sedang liburan dan harus dihiasi tragedi berdarah ini. Dosa apa saya Tuhan..menurut dokternya dia harus dijahit empat jahitan. Gak berani saya melihatnya. Udah deh pusing gue. Yang penting si Ilham sembuh.grrr..beberapa bulan lalu saya yang di UGD. Agak trauma mendengar UGD karena disana tempat orang sakit. Setelah beberapa menit dijahit dan tidak apa-apa. Saya segera menebus obat. Mana belom ngambil duit di ATM lagi. Secara niatnya mau backpackeran. Alhasil jalan jalan hari ini yang harusnya ke Tunjungan Plaza berakhir di UGD 24 jam. Dan yang lebih gak enak lagi ketika gue nebus obat tiba tiba 189.000 buset obat buat luka aja segini.di luar biaya penjahitan sekitar 100 ribu. Tapi gue gak protes cuman liat notanya yang sangat amat tidak mengalami transparasi harganya. Kalau menurut akuntansi bukti tersebut tidak valid dan tak boleh diakui. Dan tanpa tanya jawab si mbak dengan bahasa jawanya yang medok. “ harga obat sekarang mahal..” heiiii gue juga tau harga obat mahal…tapi please ya gue gak nanya apa-apa dan barang yang sudah dibeli tak dapat dikembalikan. Dan si dokter nanya berapa obatnya yah segitu. Dia agak kaget gue menjelaskan harganya. Saya tak mengerti apa yang terjadi. Yah salah dia sendiri ngasih obat yang bukan generik. Lain kali jika saya ke dokter saya akan minta obat generik sebelum menuliskan resepnya. Itu pelajaran penting kawan-kawan.


Yah, malam ini jalan jalan gagal karena hal tersebut. Esoknya tujuan kami adalah Jembatan Suramadu ( Surabaya Madura) yang akhir akhir ini tahun kemarin baru diresmikan. Letaknya memang jauh melewati kawasan Ampel. Panasnya matahari membuat kami tidak dapat bertahan di daerah sana. Hanya sedikit momen yang diabadikan karena lama lama kulit kami mungkin akan rusak.hehehehehe.. selanjutnya tujuan terakhir adalah House Of Sampoerna semacam museum tentang perjalanan PT. Sampoerna mencapai kesuksesan. Didirikan oleh Leem Seeng Tee lalu berkembang sebagai salahsatu perusahaan rokok terkemuka di Indonesia. Namun, kali ini mereka sudah diakuisisi oleh Philip Moris di keturunan keempat karena mereka percaya bahwa angka empat itu merupakan angka sial.



Puas melihat lihat bagaiman artistiknya museum yang dikemas dengan sangat rapi dan indah serta gratis ini membawa kita melihat bagaimana suatu usaha dihasilkan. Selain itu juga ada paket naik bis mengelilingi daerah sana secara gratis. Namun kami tak sempat menaikinya karena telat. Di lantai 2 museum kami bisa melihat bagaimana cara pelintingan rokok secara tradisional. Dimana tenaga kerjanya banyak para wanita dan terlihat seperti gerakan cepat. Dalam sehari mereka rata rata melinting 3250 rokok perorangnya. Bisa dibayangkan berapa buah rokok yang dihasilkan tiap bulan dan tahunnya dengan jumlah karyawan yang banyak itu sekitar 2000 an. Musik jawa tradisional mengalun ketika mereka bekerja dipercaya bahwa akan menambah suatu produktivitas yang lebih. Saying sekali kami tidak boleh memotret bagaimana cara kerja mereka namun kami berhasil mencuri gambar. Saya juga melihat ada salahsatu komisaris Sampoerna yaitu bapak Eka Darmajanto Kasih seorang llusan FEUI dan staf pengajar FEUI.


Setelah itu kami makan lontong balap khas Surabaya. Sejenis tahu, lontong yang guyur kuah pedas dan di hari yang panas sangat tidak cocok sekali. Wisata kuliner pun terpenuhi. Petualangan belum berakhir, akhirnya kami ke Tugu Pahlawan sebagai tanda sejarah kota Surabaya. Di pinngirnya ada museum namun sudah tutup. Puas melihat kota Surabaya kami menuju Stasiun Psar Turi untuk pulang menaiki kereta bisnis Gumarang Surabaya-Jakarta. Yap petualangan kami sampai disini saja. Lain kali kami akan berpetualang ke tempat jauh dan lebih seru lagi.


Ucapan Terima Kasih dalam kesuksesan acara petualangan ini :

  1. Allah SWT yang akhirnya mengizinkan saya berpergian kesana dan benar benar melihat indahnya dunia..
  2. Orang tua yang mengizinkan saya pergi kesana kemari bahkan akhirnya mengizinkan Ilham ngikut daripada nemenin orang naracap..walau akhirnya terjadi tradegi dan saya amat merasa bersalah namun kalian tetap percaya ini semua hanya musibah. Proud have parent like you !!!
  3. Ibu Isabella Anjani sebagai ibu PO yang megurus sana sini demi kelancaran perjalanan. Maaf ya gue suka bawel banget :p soalnya gue gak suka ketidakjelasan dan akan selalu menanyakan sesuatu hingga ke detailnya..
  4. Ira Destiana, Rima Oma, Muhamad Arif, Danar Anindito yang sudah membuat liburan kali ini sangat seru sekali dan penuh warna dengan kehadiran kalian. You rock guyz!!! ^^
  5. Rumah tantenya Belle yang menampung kami, juga Dinda dan Ido menemani kami keliling Surabaya. Banyak terima kasih buat kalian.,haha..
  6. Pak Jimmy supir baik hati yang mengantar kita di malang batu dan Sekitarnya. Maaf yah pak..dibawelin mulu sama kita…
  7. Doyot a.k.a Handini anak Teknik Elektro Unibraw yang kita repotin buat numpang mandi..hihihi
  8. Donny anak Teknik Kimia ITS yang bersedia menyediakan tempat tinggalnya untuk Ilham dan Maba. Wah, lu baik baget ya jadi orang…
  9. Yoga anak Teknik Sipil ITS yang kita ajak keliling Surabaya. Maaf ya Yoga membawa lu ikut ikutan ke UGD 24 jam.hehe
  10. dan semua pihak lainnya..ugd lah, pegawai museum kapal selam dan lainnya…’

HATUR NUHUN…..



Minggu, 17 Januari 2010

DO’A SEORANG WANITA UNTUK LELAKI PUJAANNYA

Oleh : Tatik Suciati

Aku berdoa …untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku…
Seorang pria yang sungguh mencintai-MU… lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya… setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan hanya untuk dirinya sendiri… tetapi untuk-MU.
Seorang pria yang yang mempunyai hati sungguh mencintai dan haus akan Engkau
… dan memiliki keinginan untuk mentauladani sifat-sifat Agung-MU.
Seorang pria yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup… sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seorang pria yang mempunyai hati yang bijak… bukan hanya sekedar otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku… tetapi juga menghormatiku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku… tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku… tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku… dalam tiap waktu & situasi.
Seorang pria yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita… ketika di sampingnya.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku… sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan do’aku… untuk kehidupannya.
Seorang pria yang membutuhkan senyumanku… untuk mengatasi kesedihannya.
Seorang pria yang membutuhkan diriku… untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

…Dan aku juga meminta…
Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat seorang pria itu bangga.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintai-MU…
Sehingga aku dapat mencintainya dengan cinta-MU,
Bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah sifat-MU yang lembut …
Sehingga kecantikanku datang dari-MU… bukan dari luar diriku.

Berikan aku tangan-MU…
Sehingga aku selalu berdo’a untuknya.

Berikanlah aku penglihatan-MU…
Sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya… dan bukan hal buruk saja.

Berikanlah aku mulut-MU…
Yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaan-MU dan pemberi semangat…
Sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari…
Dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.

...Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu…
Aku berharap… kami berdua dapat mengatakan …
“Betapa besarnya Engkau… karena telah memberikan kepadaku seorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”

Aku tahu bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat …
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang kau tentukan…

Amiiiin…

Kisah seorang Papa

Maaf ya copas dari email temen ni, dn tyt ada juga d kaskus http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2799887

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
--------------------------
--------------------
Chendy Octaviana Yudhi (COY)
Construction Engineer
Surface Facilities Engineering Division

Jumat, 08 Januari 2010

Nasionalisme saya untuk negeri

Seperti hari-hari sebelumnya.. sebenarnya saya tidak merasa ada perbedaan antar tahun 2009 dan 2010. Tahun baru saya tidak antusias sama sekali entah mengapa. Tahun 2009 memang banyak sekali yang terjadi, penuh warna suka dan duka. Juga apa yang terjadi di Indonesia ini. Kemerdekaan Indonesia yang ke-64 ini dipenuhi berbagai peristiwa heboh dari Pemilihan Capres, Tidak jadinya klub MU datang ke Indonesia karena tragedi BOM, Kasus Bank Century yang tiada henti, Kisah Cicak vs Buaya serta kisah kisah pewarna lainnya. Oh Indonesia begitu banyaknya kisah yang terjadi padamu..oh..oh..oh…berbagai figuran menghiasi hidupmu..* mulai lebay


Namun, di tahun 2009 itu saya merasa nasionalisme saya malah meningkat dengan berbagai peristiwa yang membuat nama Indonesia miring di depan dunia. Lucu saja kalau saya ingat..


1. Pesta Demokrasi Indonesia ( 9 April dan 8 Juli 2009)

Dengan menjadi bagian dari petugas KPPS saya ingin punya pengalaman saja yang semua orang belum tentu memiliki pengalaman yang serupa dengan saya. apalagi dengan kondisi pesta demokrasi yang lima tahun sekali itu. Jarang-jarang kan. Saya gunakan kesempatan itu untuk belajar bagaimana proses alur sebuah kertas surat menentukan bagaimana Pemimpin Negara ini. Entah kenapa saya senang selain dapat pengalaman baru itu dan saatnya bertatap muka dengan para tetangga. Tidak mungkin saya menjelaskan terperinci disini karena telah menulis sebelumnya dib log maupun notes saya.


2. Djarum Indonesia Open 2009 ( 20 Juni 2009)

Memang dari dulu, saya sudah berkeinginan mengikuti ajang ini menjadi supporter secara langsung. Bosen liat di TV mulu. Kalau Indonesia kira-kira kalah sama China pasti saya langsung ke kamar matiin tv. Gak tega ngeliat Indonesia kalah. Lalu berawal dari obral obrol teman-teman yang mempunyai keinginan untuk nonton dan juga salahsatu teman yang bercita-cita menjadi ketua PBSI. Lalu meluncurlah kita ke Istora Senayan. Dan waktu itu kita menonton Semifinal karena dikhawatirkan percuma saja menonton Final jika tidak ada wakil Indonesia di final. Bahkan kita sudah meragukan kemampuan atlet kita sendiri.


Kami haus dimana zamannya Indonesia adalah rajanya bulutangkis. Perlu kalian ketahui bahwa memesan tiket itu dibawah panas terik matahari secara on the spot. Jadi ya…ngantri bahkan banyak calo. Gemuruh orang-orang ketika menonton memang terasa beda. Rasanya menjadi supporter seperti memberikan semangat kepada para atlet. Suara serak, badan sudah kucel namun semangat tetap bertahan!! Dan banyak orang juga yang rela memberikan uangnya dengan nilai tinggi kepada calo..berarti orang Indonesia masih mempunyai kepedulian terhadap nasib perbulutangkisan Indonesia..yeah yeah yeah..walaupun kami pulang dengan kegagalan ganda putra yang tidak lolos ke final. Rasanya lebih sakit dari menonton lewat tv..huhu


3. Film King, Garuda di Dadaku, dan Merah Putih

3 film ini menjadi film yang meramaikan tahun 2009 di tengah kondisi Indonesia yang seperti ini. Semua mengambil nilai nasionalisme yang bisa mendidik anak-anak, remaja dan orang tua agar mengingatkan bahwa kita hidup di Indonesia dengan carut marut kehidupannya dan dengan segala apa yang terjadi di dalamnya. Dan semua film ini terbukti laris di pasaran. Well dengan tema seperti ini laris kan dan saya heran mengapa masih aja ada film sampah dibuat jika ternyata film yang memberikan nilai-nilai moral dan kebaikan lebih laris dan menguntungkan banyak pihak. Namun saya agak kecewa dengan Merah Putih yang mematikan peran Rono di awal-awal film. Beuh itu kan si Zumi Zola yang maen dah. Udah lama gak gue liat..tiba-tiba mati..kecewa..haha


4. 24th International Trade Expo (28 Oktober -1 November 2009)

Ini adalah sebuah pameran Perdagangan Secara Internasional yang diadakan secara seminggu oleh Departemen Perdagangan di JIExpo (Jakarta International Expo). Dengan tema Indonesia Unlimited.Disini ditampilkan dan benar-benar membuka hati saya bahwa Indonesia itu kaya..amat kaya kawan sekaya Raja Firaun seluas Gurun Sahara sepanjang Sabang Sampai Merauke, selebar Pulau Miangas hingga pulau Rote.Wow saya takjub!!!!!! Disini ditampilkan berbagai komoditi Indonesia yang kita ketahui sampai yang tidak kita ketahui. Pameran dirancang secara modern sekali dengan sentuhan tanaman khas Indonesia yaitu bambu. Saya terpukau dengan kekreatifan rakyat Indonesia untuk membuat lebih harum nama Indonesia di mata dunia. Namun sayangnya, kita terlalu sering mengekspor bahan baku yang kita miliki dan yang mengolahnya adalah pihak luar. Kita Cuma kalah di bagian bagaimana membuat hal biasa menjadi luar biasa alias packaging dan promotion. Selain komoditi utama dijelaskan juga apa saja yang akan dikembangkan lebih lanjut untuk perdagangan Indonesia. Kalau gak salah perubahan secara internasional ini dimulai tahun 2006 agar bisa menjangkau dunia yang lebih luas. Ada banyak produk yang saya tidak sangka adalah produk asli Indonesia yaitu tv AKIRA * tapi kok namanya jepang banget yah..pasti biar laku :p. juga seluruh produk Wings. Wah pokoknya bnyak dah sampe bingung ngejelasinnya gmana hehe..oh iya. For your info aja J.Co juga produk asli Indonesia loo..dah pada tahu kan…


Yah..sepertinya ini bukan tulisan namun sebuah cerita yang membuat saya makin suka dan bangga jadi orang Indonesia. Indonesia memang beragam..seperti saya bersuku sunda dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Teman saya bersuku minang lah, bone, jawa. Mereka juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing masingnya. Memang saya mengerti akan selalu ada gap yang terjadi antara perbedaaan suku ini dalam pertemanan lah atau pernikahan lah. Namun pernah gak sih kalian berpikir kita tidak meminta kita dilahirkan untuk menjadi suku apa atau bangsa apa. Yang jelas kita sama- sama orang Indonesia dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Bravo untuk Indonesia!!!!